Mencoba untuk berkomuting menggunakan sepeda bisa jadi hal yang menantang, bahkan menakutkan. Apalagi bagi riders yang belum lama bersepeda. Panduan ini kami susun untuk membantu riders mempersiapkan diri untuk pengalaman komuting yang aman dan menyenangkan. Fokus panduan ini adalah pada pakaian, aksesoris dan beberapa tips untuk membuat riders aman dan nyaman bahkan sejak gowesan pertama.
Tak dapat dipungkiri bahwa kemacetan merupakan masalah besar yang sulit dihindari di beberapa kota besar di Indonesia. Penyebab kemacetan lalu lintas dikarenakan oleh menumpuknya jumlah kendaraan yang melebihi kapasitas yang sudah tersedia di jalan. Pertimbangan praktis dan mampu melibas kemacetan dengan cepat, gaya hidup go green, hemat energi, terjangkau, sekaligus faktor kesehatan yang mendasari kegiatan bersepeda menjadi alternatif menarik bagi masyarakat.
Bersepeda menjadi salah satu pilihan olahraga yang sangat menyenangkan, salah satu alasannya karena bisa kamu lakukan sendiri ataupun bersama komunitasmu. Tetapi sering kita melupakan hal-hal yang penting demi menjaga keselamatan diri kita dan orang lain. Yuk, cek apa saja yang wajib kita ketahui sebagai pesepeda yang baik dan santun!
Terbatas berkegiatan di luar rumah tentunya tak akan menghalangi pesepeda untuk tetap aktif bersepeda. Riders tetap bisa bersepeda namun harus tetap mengikuti arahan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Bersepeda dapat mencegah berbagai penyakit lho! Kok bisa? Yuk kita simak.
Banyak orangtua merasa ragu untuk membonceng bayi atau balitanya naik sepeda. Pasalnya, seyakin apa pun diri Anda dalam bersepeda, banyak faktor yang tidak bisa Anda kendalikan di jalan. Membonceng bayi dan balita naik sepeda memang berisiko, tapi bukan berarti tidak boleh dilakukan sama sekali. Supaya Anda bisa membonceng bayi dan balita Anda dengan aman dan percaya diri, coba simak beberapa tips dibawah ini.
Selain sebagai sebuah olahraga yang menyehatkan, kegiatan yang menyenangkan, sepeda juga merupakan alat transportasi yang ramah lingkungan. World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia bahkan merekomendasikan bersepeda sebagai salah satu aktivitas fisik yang baik untuk dilakukan oleh anak-anak hingga orang tua. Pada sisi kesehatan, beberapa manfaat dari rutin bersepeda adalah:
Bersepeda merupakan salah satu olahraga yang bisa menghasilkan kekuatan dan daya tahan tubuh. Tetapi perlu untuk diketahui, kondisi rute, kecepatan dan tingkat kesulitan, juga dapat menjadi tantangan yang signifikan bagi tubuh Anda dalam membangun stamina.
Saat bersepeda, tangan tidak hanya bekerja untuk mengontrol arah gerak sepeda, mengerem, dan mengganti gear. Tetapi, tangan juga menahan beban tubuh Anda. Sebagai hasilnya, tangan sering pegal atau kram ketika dipakai bersepeda untuk jarak jauh. Hal tersebut bisa disebabkan karena Anda menggenggam bar dengan terlalu kencang atau setting bar yang buruk sehingga membuat syaraf ulna atau syaraf terbesar yang tidak terlindungi yang terdapat dari bawah jempol sampai ketiak Anda menjadi tertekan.
Bagi Anda yang gemar bersepeda, pernahkan Anda merasakan bagian tubuh seperti punggung, pinggang dan kaki paling sering terasa pegal dan capek ketika akan atau setelah bersepeda? Rasa capek dan pegal merupakan hal yang wajar , apalagi terbiasa bersepeda di track yang panjang.