Tutorial Memompa Ban Sepeda Dengan Benar
Memahami cara memompa ban sepeda merupakan skill basic yang harus dimiliki oleh setiap cyclist. Namun seperti hal basic mendasar lainnya, hal ini tidak bisa dipandang sepele dan harus dilakukan dengan benar.
Apalagi kempesnya ban sepeda tidak dapat diprediksi dan dapat terjadi kapan dan dimana saja. Terutama ketika kamu sedang berada di wilayah sepi atau membutuhkan solusi cepat untuk ban sepeda kempes, tentunya skill memompa ban sepeda menjadi sangat penting. Simak tutorial lengkap memompa ban sepeda dengan benar pada artikel ini.
Pentingnya Tekanan Angin Ban Sepeda yang Tepat
Ketika tekanan angin di ban sepeda tidak cukup atau berkurang, ban akan terasa lambat dan berat saat dikendarai, sepeda tidak akan mendapat cengkraman yang cukup dan meningkatkan resiko bocor yang lebih tinggi.
Memahami langkah-langkah dan cara pemakaian alat yang tepat akan membantu pengendara mengetahui bagaimana cara mendapatkan tekanan udara dengan mudah dan pas. Ban sepeda yang memiliki tekanan udara yang tepat tentunya akan menambah keamanan dan kenyamanan sepeda saat berkendara di jalanan.
Panduan Memompa Ban Sepeda dengan Benar
Berikut panduan dan tips memompa ban sepeda yang Rodalink rangkumkan untuk mu:
1. Mengetahui Tipe Valve
Tipe valve yang ban sepeda gunakan akan berpengaruh terhadap jenis pompa sepeda yang harus kamu gunakan. Seperti contohnya, valve Schrader membutuhkan ukuran lubang pompa yang lebih lebar daripada pompa khusus valve Presta. Berikut ini penjelasan lengkap masing-masing jenis valve:
-
Valve Schrader
Katup ban Schrader merupakan katup standar Amerika yang tidak hanya digunakan pada sepeda tapi juga untuk motor dan mobil. Jadi katup ini dipastikan kuat, kokoh, tahan lama dan jarang mengalami kerusakan.
Valve Schrader menggunakan pegas sebagai sistem pengunci untuk menekan udara yang ada di dalam ban. Untuk mengakses katup ban sepeda Schrader, kamu hanya perlu membuka penutup karet pentil dengan menggunakan tangan.
-
Valve Presta
Katup ban Presta umumnya lebih ramping daripada katup ban Schrader. Katup ban ini umumnya ditemukan pada sepeda balap (road bike). Jika sepeda menggunakan katup varian Presta, maka sistem pengunci tekanan angin menggunakan mur pengunci.
2. Siapkan Katup
Katup Schrader tidak membutuhkan penanganan spesial. Kamu hanya perlu membuka penutup katup dan kamu bisa langsung memasang pompa ke ban sepeda.
Khusus untuk valve Presta, kamu harus membuka dust caps (katup penutup debu) terlebih dahulu. Setelahnya, kamu harus melonggarkan mur pengunci sebelum mengisi udara ke ban sepeda. Cara melonggarkan mur penguncinya cukup mudah dan tidak perlu alat tambahan, kamu hanya perlu memutarnya perlahan dengan jari berlawanan arah jarum jam.
3. Memasang Pompa
Sebagian besar pompa yang beredar di pasaran saat ini memiliki dua lubang, satu untuk katup Schrader dan satu untuk katup Presta. Lubang Presta memiliki lubang yang lebih sempit, sedangkan sambungan Schrader memiliki lubang yang lebih besar.
Oleh karena itu, merupakan ide yang baik untuk membaca instruksi terlebih dahulu untuk memastikan sebelum menggunakan pompa. Setelah Anda yakin dapat mengidentifikasinya dengan benar, saatnya untuk menghubungkan katup dan mulai memompa.
Jika katup ban Anda adalah tipe Presta, jangan lupa untuk membuka mur pengunci di bagian atas katup terlebih dahulu. Jika ban memiliki katup Schrader, buka penutup katup dan lansung sambungkan kepala pompa ke katup. Jangan lupa untuk mengunci pompa dengan menarik atau memutar tuas pada kepala pompa.
Catatan: Menarik atau Memutar tergantung pada pengaturan pabrik.
4. Memompa
Setelah kepala pompa sudah terhubung rapat dengan katup valve, maka kini saatnya untuk mulai memompa. Pastikan saat memompa ban, kamu memompanya secara vertikal dan rasakan udara terdorong ke dalam ban. Ketika memompa, kamu perlu memahami PSI yang pas sesuai kebutuhan agar ban sepeda dapat kembali berfungsi dengan baik.
PSI (pounds per square inch) merupakan satuan yang digunakan untuk mendeskripsikan tekanan udara per inci persegi yang ada di ban sepedamu. Untuk mendapatkan psi yang pas, kamu bisa menggunakan alat pengukur tekanan ban tersendiri atau membeli pompa sepeda yang sudah memiliki fitur built-in psi, seperti Topeak PDXG 360 psi atau Entity FP35 Digital yang bisa digunakan untuk valve Schrader dan Presta. Selama memompa, perhatikan terus tingkat tekanan psi ban sepeda agar tidak kekurangan atau berlebihan.
|
Jenis Sepeda |
PSI Requirement |
|
Ban Sepeda Balap |
80 hingga 130 psi |
|
Ban Sepeda Gunung |
30 hingga 50 psi |
|
Ban Sepeda Gravel |
25 hingga 63 psi |
5. Tutup Kembali Katup
Jika tekanan psi dalam ban sudah tepat, maka kembali posisi tuas ke posisi awal untuk melepas pompa. Kemudian pasang kembali penutup karet dengan cepat ke valve Schrader. Sementara untuk valve Presta, setelah selesai memompa, langsung kunci kembali dengan memutar mur pengunci ke arah bawah sehingga udara tidak keluar kembali. Jangan lupa juga untuk kembali memasang penutup debunya.
Temukan Pompa Terbaik di Rodalink
Membeli pompa sepeda merupakan sebuah investasi untuk setiap pemilik sepeda. Pastikan untuk membeli pompa ban sepeda yang sesuai dengan kebutuhan. Jika kamu ingin memiliki pompa sepeda yang akurat, maka pilihlah pompa yang memiliki built-in alat ukur tekanan ban. Kalau kamu memiliki mobilitas yang tinggi atau menginginkan pompa yang ringkas, kamu bisa memilih pompa mini seperti pompa Topeak Mini yang kompatibel untuk sepeda MTB, BMX, Road, Touring hingga Kids dan cukup ringan untuk dibawa bepergian.
Kemampuan memompa sepeda secara mandiri memberikan keuntungan yang besar kepada setiap cyclist, dan membuatnya bisa bebas berkendara dengan lebih percaya diri dengan sepeda andalannya.
Untuk memaksimalkan keamanan dan kenyamanan selama berkendara, sebelum menaiki sepeda, ada baiknya untuk selalu memeriksa tekanan pada ban. Selalu periksa tekanan angin ban sepeda setiap beberapa hari secara rutin untuk memastikan ban sepedamu sudah terisi angin dengan baik.
Jangan lupa untuk selalu menjaga keberadaan penutup pentil atau katup valve. Kalau penutup tersebut hilang, maka daerah valve akan mudah kotor dan menjadi jauh lebih sulit saat dipompa. Selain itu, angin yang ada di dalam ban sepeda kamu pun menjadi jauh lebih cepat berkurang. Akibatnya, kamu akan lebih sering memompa ban sepeda.
Kunjungi Rodalink Indonesia untuk berbagai jenis pompa sepeda terbaik dan mendapatkan informasi promo terbaru. Segera daftarkan diri sebagai member untuk mendapatkan berbagai keuntungan dan penawaran menarik.




























