TIPS MEMILIH BAN SEPEDA GUNUNG
Sepeda gunung atau yang biasa dikenal dengan sebutan MTB, memiliki peminat tersediri bagi pesepeda yang menyukai adrenalin menantang. Sepeda gunung diciptakan untuk melewati track berbatu, berbelok, sempit, menanjak, menurun, hingga lompatan. Sepeda yang diciptakan untuk menaklukkan medan-medan off-road ini, memiliki tekstur ban yang lebar, besar, dan bergerigi. Tekstur itu membantu sepeda gunung melakukan cengkraman di medan berbatu dan kasar. Mempersiapkan sepeda gunung yang ideal tidak hanya tentang memperhatikan frame, fork, ataupun suspensi, tetapi juga memperhatikan pemilihan ban sepeda yang sesuai dengan track. Bingung cara memilih ban sepeda gunung yang tepat? Berikut ini penjelasan lengkap cara memilih ban sepeda MTB versi Rodalink.
Tips Memilih Ban Sepeda Gunung
(Source: schwalbe.com)
-
Sesuaikan Traksi Ban dengan Jalur MTB
(Source: Instagram @schwalbetires)
Setiap ban sepeda yang berbeda, baik dari diameter, lebar, hingga knob memiliki masing-masing fungsi untuk setiap tracknya. Untuk Anda yang menginginkan kecepatan, seperti melewati jalan beraspal atau setapak dan padat, pilihlah ban sepeda dengan rolling resistance* yang kecil. Lain halnya jika bersepeda pada medan yang gembur, seperti jalan berpasir atau tanah gembur, maka cocok dengan ban yang memiliki rolling resistance* besar.
Ban sepeda gunung umumnya memerlukan rolling resistance* yang besar untuk mengatasi medan yang tidak rata. Hal itu membuat sepeda gunung bergelinding dengan stabil di medan-medan off-road. Adapun, rolling resistance* ban sepeda gunung dipengaruhi oleh karakteristik permukaan medan off-road, seperti kekasaran dan jenis tanah atau berbatuan dapat mempengaruhi seberapa besar hambatan gelinding yang diperlukan.
*rolling resistance: hambatan gelinding memiliki dampak signifikan terhadap energi yang dibutuhkan kendaraan untuk bergerak
-
Ukuran dan Lebar Ban
(source: Schwalbe.com)
Ukuran ban MTB menyesuaikan pada jenis dan track yang dilewati. Ban sepeda gunung XC atau cross country direkomendasikan menggunakan ban dengan lebar 1,9” sampai 2,25”. Ban untuk sepeda gunung All Mountain (Enduro) memiliki lebar kisaran 2,25” sampai 2,4”. Ban sepeda gunung Downhill memiliki lebar 2,5” ke atas. Ban yang lebar memiliki berat yang lebih, tetapi akan memberikan traksi dan kestabilan yang lebih bagus, khususnya ketika melewati track yang berpasir/gembur dan memberikan redaman benturan.
-
Sesuaikan dengan Gaya Bersepeda Gunung
Ban sepeda gunung harus menyesuaikan dengan track yang dilewati. Jika memiliki gaya bersepeda gunung XC, pilihlah ban dengan rolling resistance yang rendah serta knob yang kecil dan rapat, sehingga mudah dikayuh dan cepat bergulir. Selanjutnya, pada sepeda gunung Trail cocok menggunakan ban yang memiliki rolling resistance yang lebih besar dari XC. Ban MTB dengan kecepatan yang sedang tetapi memiliki daya tahan yang tinggi menghadapi medan ekstrim. Sedangkan, untuk sepeda gunung All Mountain (Enduro) yang melewati jalan menurun dan tanjakan, memerlukan pemilihan ban yang memiliki daya cengkram yang tinggi saat berbelok dengan cepat dan tahan benturan, yang ditemui pada ban dengan knob yang besar. Terakhir, pada sepeda gunung Downhill memerlukan ban yang kokoh dan juga kuat, mampu menahan hantaman, menempel dengan bagus saat mendarat, dan memiliki cengkaraman saat ditikungan.
Nah riders, gimana? Apakan Anda sudah mengetahui ban sepeda gunung yang sesuai dengan kebutuhan track yang Anda dilalui? Jika belum yuk segera hubungi kami atau mampir ke Rodalink terdekat untuk membeli ban dengan kualitas terbaik untuk meningkatkan performance mu! Sudah siap beratraksi di track mu? Rodalink Indonesia siap menjadi partner terbaik di setiap atraksi sepeda gunung mu. Rodalink #HomeforCyclist





























