Cara Menggunakan Cleat Pedal Tanpa Takut Jatuh
September 19, 2025 Buat banyak pesepeda pemula, cleat pedal sering terasa seperti satu langkah besar yang cukup menegangkan. Kekhawatiran paling umum? Takut terjatuh saat berhenti karena kaki terasa "terkunci" di pedal.
Padahal sebenarnya, dengan teknik yang tepat dan latihan bertahap, memakai cleat sepeda bisa jadi salah satu keputusan terbaik untuk kenyamanan dan efisiensi bersepeda.
Rasa ragu di awal itu sangat wajar. Tapi setelah mendampingi banyak orang melewati fase ini, satu hal yang terbukti: asal tahu cara mulai yang tepat, semuanya akan terasa jauh lebih mudah.
Langkah Dasar Menggunakan Cleat Pedal untuk Pertama Kali
Sebelum mencoba cleat pedal di rute harian atau grup ride, luangkan waktu untuk latihan secara khusus. Ini akan membantu membentuk refleks yang dibutuhkan dan mengurangi risiko jatuh.
1. Pilih Lokasi yang Aman dan Sepi
Lokasi berlatih sangat menentukan kenyamanan. Pilih area yang landai, bebas lalu lintas, dan cukup luas seperti halaman rumah, lapangan kosong, atau jalan kompleks perumahan. Hindari jalur yang menanjak atau banyak kendaraan saat pertama kali mencoba.
2. Latihan dalam Keadaan Statis
Sebelum benar-benar mengayuh sepeda, latih dulu gerakan mengunci dan melepas sepatu dalam posisi diam. Anda bisa bersandar ke dinding, tiang, atau menggunakan trainer jika tersedia.
Latihan ini penting untuk memahami bagaimana sistem cleat bekerja tanpa harus khawatir kehilangan keseimbangan. Fokuskan latihan pada dua hal: bagaimana cara klik-in (mengunci cleat) dan klik-out (melepaskan cleat).
3. Memahami Mekanisme Cleat Pedal
Sistem cleat bekerja seperti pengait. Di bagian bawah sepatu cleat terdapat pelat logam atau plastik yang sesuai dengan sistem pengunci di pedal. Ada dua tipe sistem yang umum digunakan:
- SPD (Shimano Pedaling Dynamics): Umum digunakan pada sepeda gunung dan urban. Lebih mudah digunakan untuk pemula karena mekanismenya ringan dan cleat bisa digunakan untuk berjalan.
- SPD-SL atau Look: Umum pada sepeda balap. Permukaan kontak lebih luas, cocok untuk performa, tapi tidak nyaman untuk berjalan kaki.
Pastikan Anda mengenal sistem cleat yang digunakan sebelum memulai latihan.
4. Cara Mengunci Sepatu ke Pedal
Mulailah dengan memposisikan bagian depan cleat (di sepatu) ke bagian depan pedal. Setelah posisi terasa pas, dorong bagian tumit ke bawah dengan sedikit tekanan. Anda akan mendengar bunyi “klik” sebagai tanda bahwa cleat sudah terkunci.
Lakukan pada satu kaki terlebih dahulu, misalnya kaki dominan. Jangan langsung mengunci kedua kaki jika belum terbiasa. Jika pedal terasa terlalu keras saat mengunci atau melepas, Anda bisa mengatur tingkat kekuatan spring tension pada pedal menggunakan obeng kecil.
5. Cara Melepas Sepatu dengan Aman
Untuk melepas sepatu dari cleat, cukup putar tumit kaki ke arah luar, sejauh kurang lebih 20–30 derajat. Gerakan ini akan melepaskan pengait pedal dari cleat.
Yang terpenting, jangan mengangkat kaki lurus ke atas, karena pedal cleat tidak akan terbuka dengan cara itu. Ulangi latihan ini beberapa kali dengan kaki kanan dan kiri agar kedua sisi terbiasa.
Tips Agar Tidak Mudah Jatuh Saat Memakai Cleat
Setelah Anda memahami cara kerja cleat pedal dan merasa cukup nyaman dengan mekanismenya, mulailah latihan secara bergerak. Berikut tips yang penting dipraktikkan untuk menghindari risiko jatuh:
1. Lepaskan Cleat Sebelum Sepeda Berhenti
Salah satu penyebab paling umum pemula jatuh adalah menunggu terlalu lama untuk melepas kaki. Saat Anda mulai melambat. Misalnya menjelang lampu merah, perempatan, atau saat melihat ada kendaraan di depan, langsung putar tumit dan lepas satu kaki dari pedal.
Kebiasaan ini akan membuat Anda lebih siap menopang tubuh saat sepeda berhenti.
2. Gunakan Kaki yang Paling Nyaman
Biasanya setiap orang punya kaki dominan, baik kanan maupun kiri. Gunakan kaki tersebut sebagai kaki “siaga” untuk dilepas lebih dulu.
Latih juga refleks melepas kaki dari cleat secara otomatis saat berhenti. Hal ini penting agar tubuh tetap seimbang dan tidak terjatuh ke sisi yang salah.
3. Atur Posisi Saddle Secara Tepat
Ketinggian saddle berpengaruh besar terhadap kestabilan saat berhenti. Idealnya, saddle cukup tinggi agar kaki bisa mengayuh optimal, tapi tidak terlalu tinggi hingga Anda kesulitan menapak tanah.
Sebagai acuan awal, posisikan saddle sehingga saat tumit menyentuh pedal pada posisi terendah, lutut Anda tidak terlalu menekuk dan kaki bisa tetap menjangkau tanah dengan ujung jari.
Keuntungan Menggunakan Cleat Pedal
Setelah adaptasi selesai dan Anda mulai merasa nyaman, Anda akan menyadari bahwa cleat bukan hanya sekadar gaya. Penggunaannya membawa peningkatan nyata dalam performa bersepeda:
1. Transfer Tenaga Lebih Efektif
Dengan cleat, sepatu Anda tidak akan bergerak bebas di atas pedal. Setiap putaran kaki akan lebih terkendali, dan tenaga akan disalurkan secara langsung ke pedal, baik saat mendorong ke bawah maupun menarik ke atas (pull phase). Ini menciptakan efisiensi kayuhan yang lebih tinggi, terutama saat menghadapi tanjakan.
2. Pedaling Lebih Ritmis dan Stabil
Tanpa cleat, kaki sering kali berubah posisi atau bahkan terpeleset saat melintasi jalan bergelombang. Dengan sistem cleat, kaki akan tetap berada di posisi optimal, membantu menjaga irama dan kestabilan selama bersepeda jarak jauh atau kecepatan tinggi.
3. Posisi Tubuh Lebih Konsisten
Cleat membantu mempertahankan posisi tubuh yang lebih ergonomis karena sepatu selalu berada di titik pedal yang sama. Ini sangat membantu mengurangi risiko nyeri lutut atau cidera akibat posisi kaki yang tidak konsisten saat mengayuh.
Siap Mencoba? Pilih Cleat Pedal & Sepatu yang Tepat
Sebelum memulai, pastikan Anda memilih pedal dan sepatu cleat yang sesuai dengan kebutuhan:
- Untuk pemula: SPD-type cleat sangat disarankan karena mudah dilepas dan cukup fleksibel digunakan sehari-hari.
- Untuk sepeda balap/performa tinggi: SPD-SL atau Look cleat memberikan kontak permukaan yang lebih luas, cocok untuk efisiensi tenaga.
Pastikan juga sepatu memiliki ukuran yang pas, tidak terlalu longgar atau sempit. Gunakan kaus kaki yang biasa Anda pakai saat bersepeda agar pengaturan posisi cleat tetap konsisten.
Jelajahi pilihan pedal dan sepatu cleat di Rodalink di sini. Banyak model yang ramah pemula dan sudah terbukti nyaman dipakai harian maupun latihan.
Baca juga:
Penutup
Rasa ragu di awal adalah hal yang sangat wajar. Namun seperti banyak hal baru dalam dunia sepeda, kuncinya adalah memulai dengan tenang, melatih refleks secara bertahap, dan memahami teknik dasarnya. Semakin sering Anda berlatih, semakin cepat pula rasa percaya diri itu tumbuh.
Menggunakan cleat pedal akan membawa perubahan besar dalam cara Anda menikmati bersepeda, lebih efisien, lebih stabil, dan lebih menyatu dengan gerakan sepeda itu sendiri.
Tidak perlu buru-buru. Nikmati prosesnya, dan jangan ragu untuk kembali membaca panduan ini setiap kali butuh penyegaran. Selamat mencoba dan tetap semangat di setiap kayuhan!
Rekomendasi cleat sepeda yang mungkin Anda suka































