Tutorial Memilih Ukuran Sepeda Gravel Untuk Cyclist

Seorang cyclist melibas medan gravel di perbukitan

Menjelajah dan beraktivitas dengan sepeda gravel yang ukurannya tidak pas dapat merubah pengalaman bersepeda menjadi tidak menyenangkan. Ditambah lagi, kamu juga tidak akan merasa nyaman setelah terjadinya resiko cedera akibat sepeda yang kamu miliki terlalu besar atau terlalu sempit.

Setiap cyclist mempunyai inseam, tinggi badan, panjang lengan hingga gaya berkendara yang unik sehingga preferensi kenyamanan bersepeda menjadi sangat penting. Maka daripada itu, pastikan untuk membeli sepeda yang sesuai dengan tinggi badan dan postur tubuh untuk mendapatkan pengalaman bersepeda secara maksimal

Memilih Ukuran Sepeda Gravel yang Tepat

Polygon Bend R9X dengan perlengkapan ridingnya

Pada dasarnya, sepeda gravel merupakan gabungan fitur dari sepeda gunung (MTB), road bike dan juga sepeda touring. Teknologi ini membuat sepeda gravel menjadi pilihan terbaik untuk cyclist yang ingin menjelajah berbagai macam medan.

Kebanyakan sepeda gravel memiliki handlebar tipe dropbar yang melengkung dengan sudut 6 hingga 20 derajat. Kehadiran stang tersebut memberi kenyamanan terbaik saat menaklukan medan yang kasar dan menantang. Sebagian sepeda gravel telah didukung dengan fitur fender sehingga cocok untuk touring dan perjalanan jauh.

Ukuran sepeda gravel yang tepat dapat memberikan kenyamanan maksimal, menghadirkan performa terbaik dan akses kontrol yang jauh lebih presisi saat mulai bersepeda. Setiap gravel bike telah didesain sesuai dengan karakter cycling yang tentunya berbeda-beda. Pastikan untuk membeli sepeda yang dapat memenuhi kebutuhanmu.

Panduan Ukuran Sepeda Gravel

Untuk mendapatkan ukuran sepeda gravel yang pas, secara otomatis kamu harus mengetahui ukuran tubuhmu terlebih dahulu. Pengambilan data ukuran tubuh ini pun diusahakan seakurat mungkin supaya sepeda yang kamu ingin beli bisa memenuhi fungsi terbaiknya.

Langkah Mengukur

Adapun cara untuk mengetahui ukuran tubuh adalah sebagai berikut:

1. Berdiri dengan Tegak

Pose berdiri tegak untuk mengukur tinggi badan

Pertama-tama, berdirilah dengan tegak. Posisikan badanmu untuk menghadap ke bagian depan alat pengukur, tentunya tanpa mengenakan alas kaki sama sekali.

2. Rentangkan Kaki

Merentangkan kaki selebar bahu

Rentangkanlah kakimu dengan lebar kurang dari selebar bahumu

3. Ukurlah Tinggi Badanmu

Mengukur tinggi badan dengan Strature Meter

Ukur dan catatlah tinggi badanmu dan kemudian cocokkan kembali dengan list tabel ukuran yang telah ada.

Sepeda Gravel Polygon

Ukuran Frame

S

M

L

XL

Tinggi Badan (cm)

150-163

163-275

175-188

188-195

BEND R5, BEND R2

PATH X4, PATH X5


Sepeda Gravel Marin

Ukuran Frame (cm)

49

50

52

54

56

58

60

Tinggi Badan (cm)

Lombard

152-160

160-168

168-175

175-183

183-188

188-193

Headlands

150-160

Gestalt

152-160

Nicasio

152-160

Hal Lain Untuk Diperhatikan

Tentunya, untuk mendapatkan sepeda gravel impian, kamu tidak hanya terpaku pada size chart, menentukan ukuran sepeda gravel juga bisa dilakukan dengan memahami panduan geometri sepeda.

1. Panjang Top Tube

Ilustrasi detail bagian frame sepeda

Secara umum, top tube pada sepeda gravel cenderung lebih panjang daripada sepeda gunung (MTB) dan lebih pendek daripada sepeda balap (road bike). Hal ini dimaksudkan untuk memberikan posisi berkendara yang nyaman dan stabil di berbagai kondisi permukaan jalan, baik di trek tanah maupun di jalan raya.

2. Reach

Ilustrasi dan detail reach pada sebuah sepeda

Panjang jangkauan (reach) pada sepeda gravel adalah jarak horizontal dari titik pusat setang (center of handlebar) ke titik tengah jok (saddle). Panjang jangkauan ini merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kenyamanan dan kinerja berkendara sepeda.

Pada umumnya, sepeda gravel memiliki reach yang lebih panjang daripada sepeda gunung (MTB) dan lebih pendek daripada sepeda balap (road bike). Reach yang sesuai akan memastikan posisi tubuh berkendara yang optimal, memberikan keseimbangan antara stabilitas dan aerodinamika di berbagai kondisi medan, termasuk trek tanah dan jalan raya.

3. Stand Over Height

Ilustrasi cara mengukur stand over height pada sepeda

Stand over height pada sepeda gravel adalah jarak vertikal antara bagian atas tabung pipa depan (top tube) dan lantai, diukur tepat di bawah posisi dimana jok (saddle) dipasang. Stand over height penting untuk memastikan bahwa sepeda memiliki ketinggian yang sesuai dengan tinggi tubuh pengendara.

Tips Menentukan Ukuran Sepeda Gravel yang Tepat

Seorang rider menjelajah perbukitan dengan Polygon Bend R9X

Kalau ternyata kamu memiliki ukuran tinggi badan “tanggung” atau di tengah 2 ukuran, sebaiknya kamu memilih memilih ukuran lebih kecil. Karena berada di atas sepeda yang terlalu besar, akan membuatmu tidak nyaman dan lebih sulit mengendalikannya. Pengukuran jangkauan tangan dan kaki saat menaiki sepeda akan membantu cyclist memaksimalkan potensi posisi riding terbaik saat bersepeda kedepannya.

Ketika mempertimbangkan jarak jangkauan tangan yang lebih panjang membuat cyclist harus menjangkau lebih jauh untuk mencapai bagian stang, jadi pastikan jarak jangkauan ini benar-benar pas, aman, dan nyaman. Penentuan jarak ini semakin penting saat cyclist menempuh jalan menurun. Cengkraman tangan yang kokoh pada area handlebar menentukan kontrol dan keseimbangan saat posisi turun.

Hal yang perlu kamu ingat seandainya sepeda gravel merupakan sepeda pertama kamu; pilihlah ukuran sepeda gravel yang tidak membuatmu tidak terlalu tegak/bungkuk. Pastikan area lutut tidak menyentuh siku saat jalan menurun. Sedikit berbeda dengan sepeda gunung, sepeda gravel membuatmu lebih banyak duduk di bagian sadel. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengecek kondisi sadel yang nyaman saat memilih sepeda gravel.

Rekomendasi Sepeda Gravel

Sepeda Gravel Polygon Ben R5 & Marin DSX 1

Tidak hanya ukuran yang tepat, pemilihan desain juga sangat penting untuk semakin menonjolkan kepribadian cyclist ketika berkendara. Jika kamu menginginkan sepeda gravel yang terlihat modern sekaligus kasual, pilihlah Sepeda Gravel Polygon Bend R5. Dengan desain head tube yang lebih tinggi, pengalaman cycling-mu dijamin akan tetap nyaman saat menjelajah medan berkerikil, berpasir ataupun jalan kasar menantang di dalam hutan.

Bagian fork pada Bend R5 mengusung teknologi Carbon Rigid Fork with Flat Mount-Carrier & Fender Ready sehingga sepedamu dapat meredam getaran yang timbul saat berkendara di jalanan yang menantang. Penggunaan serat karbon yang ringan pun membuat sepeda terasa tetap stabil dan tangguh saat bermanuver lincah.

Kalau kamu membutuhkan sepeda gravel dengan kualitas performa terbaik maka pilihlah Sepeda Gravel Marin DSX 1. Sepeda gravel dengan kualitas high-performance ini dapat menjadi teman perjalanan jauh dan partner berkendara sehari-hari.

Fitur yang ada pada sepeda gravel ini pun telah didesain khusus untuk cyclist yang akan sering melakukan hobi adventure dan berkendara di medan offroad yang menantang tapi tak ingin mengorbankan kenyamanan. Marin DSX 1 mampu menjadi partner touring, berkeliling jalanan ibu kota atau menjelajah track hutan dan menaklukkan medan kasar berkerikil.

Marin DSX 1 memiliki handlebar model drop bar dengan menggunakan rangka Aluminium Seri 3 dan karbon di bagian fork. Sepeda ini juga memiliki standover yang rendah, dilengkapi dengan rem cakram hidrolik dan drivetrains. Komposisi ini dapat meningkatkan sensibilitas dari sepeda sehingga pengalaman cycling pun akan terasa nyaman dan aman.

Kamu bisa menemukan berbagai sepeda gravel dengan kualitas terbaik di Rodalink Indonesia. Untuk mendapatkan informasi promo terbaru, segera daftarkan diri sebagai member untuk mendapatkan berbagai keuntungan dan penawaran menarik.

Baca juga Artikel : Tips Penting Cara Memilih Sepeda Gravel Untuk Pemula

Belanja Sepeda Gravel Disini

Program Menarik Rodalink

Test Ride Schedule

Copyright © 2024 PT Rodalink Indo Tama. All rights reserved.
login