

24 Juli 2026 - Event ultra cycling di Indonesia semakin naik daun dan dalam setahun terakhir mulai rutin digelar di berbagai daerah. Dari Borobudur Endurance Cycling pada 11 Juli lalu, hingga West Java Journey pada 5–6 Desember, minat cyclist untuk mencoba tantangan jarak jauh terus meningkat.
Namun, ultra cycling bukan event biasa. Jarak panjang, durasi ekstrem, dan kondisi yang berubah membuatnya membutuhkan persiapan khusus, baik dari sisi sepeda, perlengkapan, maupun strategi riding. Karena itu, sebelum ikut, ada beberapa hal penting yang wajib dipastikan terlebih dahulu, simak selengkapnya ya!
Sebelum masuk ke event ultra cycling, hal paling penting adalah memastikan semua aspek teknis dan perlengkapan benar-benar siap. Di jarak panjang seperti ini, kecilnya masalah bisa berubah menjadi kegagalan besar di tengah rute. Karena itu, persiapan harus menyeluruh, bukan hanya fokus pada fisik.


Langkah pertama adalah memastikan kondisi sepeda dalam keadaan optimal. Semua komponen harus dicek sebelum hari H, bukan saat sudah di jalan. Fokus utama ada pada sistem pengereman, kondisi rantai, serta smoothness perpindahan gear.
Rem harus bekerja konsisten tanpa delay, karena di ultra cycling Anda akan menghadapi turunan panjang dan kondisi jalan yang tidak selalu ideal. Rantai yang kering atau aus juga bisa mengganggu efisiensi tenaga, sementara gear yang tidak presisi akan mempercepat kelelahan.
Prinsipnya sederhana: jika ada keraguan kecil pada performa sepeda, lebih baik servis terlebih dahulu.
Dalam ultra cycling, groupset bukan soal siapa yang paling cepat shifting, tetapi siapa yang paling konsisten dalam jarak jauh. Di sini, pilihan biasanya mengarah pada mechanical vs electronic shifting seperti Shimano Di2.
Untuk endurance riding, tidak ada yang absolut lebih baik. Yang penting adalah reliability dan kemampuan Anda untuk mengandalkannya dalam kondisi jauh dari support teknis.
Groupset yang mungkin Anda suka:
Wheelset untuk ultra cycling harus mengutamakan keseimbangan antara kekuatan dan kenyamanan. Tidak perlu terlalu agresif seperti race setup.
Hal yang perlu diperhatikan:
Untuk ban, ukuran 28–32c menjadi sweet spot karena memberikan kenyamanan lebih baik di jalan panjang. Setup tubeless juga sangat disarankan karena lebih tahan terhadap kebocoran kecil yang sering terjadi di rute panjang.
Wheelset & ban yang mungkin Anda suka:


Dalam ultra cycling, apparel bukan hanya soal gaya, tapi soal kenyamanan selama berjam-jam di atas sepeda.
Perlengkapan yang wajib:
Kesalahan umum pemula adalah memakai gear yang terlalu race-oriented. Padahal, ultra cycling lebih membutuhkan comfort yang stabil daripada performa agresif.
Apparel yang mungkin Anda suka:
Aksesoris sering dianggap kecil, padahal dalam ultra cycling justru sangat krusial untuk keamanan dan kelancaran riding.
Beberapa yang wajib:
Di event panjang seperti ini, Anda bisa saja masih berada di jalan saat gelap. Karena itu, visibility bukan opsional, tapi bagian dari keselamatan.
Aksesoris tambahan yang mungkin Anda butuhkan:


Ultra cycling sangat bergantung pada manajemen energi. Tanpa hidrasi dan nutrisi yang tepat, performa akan drop jauh sebelum kaki benar-benar habis.
Yang perlu disiapkan:
Kuncinya adalah konsistensi konsumsi, bukan menunggu lapar atau haus. Dalam ultra cycling, strategi makan adalah bagian dari strategi bertahan.
Lengkapi nutrisi Anda:
Ultra cycling bukan sekadar event bersepeda jarak jauh, tapi sebuah pengalaman yang benar-benar menguji kesiapan secara menyeluruh, mulai dari fisik, mental, sampai setup sepeda dan perlengkapannya. Di Indonesia, tren ini semakin berkembang dengan hadirnya event-event besar yang makin rutin, seperti Borobudur Endurance Cycling dan West Java Journey. Artinya, kesempatan untuk mencoba tantangan ini juga semakin terbuka lebar bagi banyak cyclist.
Namun, sebelum benar-benar ikut start line, satu hal yang perlu dipahami adalah: ultra cycling bukan tentang siapa yang paling kuat di awal, tapi siapa yang paling siap bertahan sampai akhir. Banyak rider yang sebenarnya punya kemampuan fisik bagus, tetapi gagal finish karena mengabaikan detail kecil seperti kondisi sepeda, nutrisi, atau bahkan setup ban yang tidak sesuai.
Ultra cycling pada akhirnya adalah tentang sistem: tubuh, sepeda, dan strategi harus bekerja sebagai satu kesatuan. Jika salah satu tidak siap, performa keseluruhan akan ikut turun drastis.
Jadi, sebelum benar-benar mendaftar atau berdiri di garis start event berikutnya, coba tanyakan ke diri sendiri: udah siap berpartisipasi?
Baca juga: Mengenal Groupset Shimano untuk Road Bike


Please complete your information below to login.
Masuk
Buat Akun Baru