Tips Bersepeda Gunung Aman di Musim Hujan
Akhirnya kita memasuki musim hujan setelah sekian lama musim kemarau menguasai beberapa daerah di Indonesia. Bagi para cyclist, musim hujanm menjadi tantangan yang menghantui rutinitas sehat mereka.
Bahkan bagi pada pesepeda gunung (MTB), musim hujan seringkali dianggap sebagai tantangan besar. Jalur berlumpur, cuaca yang tidak menentu, hingga risiko tergelincir adalah beberapa hal yang harus dihadapi.
Namun, dengan persiapan dan teknik yang tepat, bersepeda gunung di musim hujan bisa menjadi pengalaman yang seru dan memuaskan. Pada artikel ini, Rodalink akan membahas panduan aman untuk bersepeda gunung di musim hujan, mulai dari persiapan hingga perawatan sepeda setelah digunakan.
1. Persiapan Sebelum Bersepeda di Musim Hujan
Hal terpenting dalam bersepeda gunung saat musim hujan adalah persiapan sebelum bersepeda itu sendiri, mulai dari kondisi sepeda, stamina, hingga perlengkapan yang dibutuhkan. Berikut ini Rodalink rangkumkan persiapan yang perlu Anda perhatikan sebelum bersepeda di musim hujan:
#1 Periksa Kondisi Sepeda
Memeriksa kondisi sepeda gunung adalah hal terpenting dalam persiapan. Dengan tidak mengabaikan bagian ini, Anda dapat mengurangi resiko kendala saat bersepeda dengan signifikan.
Sebelum memulai perjalanan, pastikan sepeda Anda dalam kondisi prima. Berikut ini 2 hal utama sepeda gunung yang perlu Anda cek:
- Rem: Periksa rem sepeda gunung Anda, baik rem depan dan belakang untuk memastikan cengkeramannya kuat. Jalur licin membutuhkan rem yang berfungsi dengan baik.
- Ban: Gunakan ban dengan tapak lebar dan berbentuk agresif untuk mencengkeram permukaan berlumpur. Jika ban sepeda gunung Anda sudah mulai halus, sebaiknya segera ganti ban Anda.
#2 Gunakan Pakaian yang Tepat
Selain persiapan sepeda gunung dalam kondisi prima. Pakaian yang sesuai dapat membuat Anda tetap nyaman dan terlindungi. Berikut ini beberapa opsi pakaian yang Anda butuhkan pada musim hujan:
- Jaket anti air (waterproof): Dengan menggunakan jaket anti air, Anda dapat mengurangi paparan air hujan pada tubuh. Sehingga potensi sakit setelah bersepeda dibawah hujan dapat Anda kurangi. Pilih jaket yang ringan, tahan air, dan memiliki ventilasi yang baik, sehingga Anda tetap dapat bersepeda dengan nyaman.
- Celana tahan air: Hindari celana berbahan katun yang mudah menyerap air. Selain untuk faktor kenyamanan, celana yang menyerap air dapat menambah berat yang harus Anda bawa diatas sepeda gunung. Tapi jika Anda hanya memiliki celana katun, jangan lupa untuk membawa back-up celana agar Anda tidak “masuk angin”.
- Sarung tangan: Memilih sarung tangan dengan grip yang baik untuk menghindari tangan tergelincir dari stang adalah hal yang tidak kalah penting. Air hujan dapat membuat handlebar licin dan Anda sulit untuk mengendalikannya. Dengan memilih sarung tangan yang memiliki grip yang baik disaat kondisi handlebar basah merupakan salah satu opsi cerdas.
Libas Musim Hujan dengan Apparel berikut:
#3 Gunakan Pelindung Tambahan
Menggunakan perlengkapan lainnya untuk melindungi diri juga bisa menjadi hal penting untuk dilakukan. Berikut ini beberapa pelindung tambahan yang bisa Anda pertimbangkan:
- Pelindung mata: Air hujan dapat menghalangi bahkan mengganggu penglihatan Anda. Rodalink merekomendasikan Anda untuk menggunakan kacamata bening atau berwarna cerah untuk melindungi mata dari air hujan hingga percikan lumpur.
- Fender sepeda: Selain kacamata, Anda juga dapat memasang fender pada sepeda gunung untuk mengurangi cipratan lumpur ke tubuh. Fender sepeda sekilas terkesan hal remeh, tapi cukup penting untuk melindungi Anda dari cipratan lumpur.
Lengkapi Perlindunganmu dengan Pelindung Tambahan:
#4 Bawa Perlengkapan Tambahan
Berikut ini beberapa perlengkapan tambahan yang tidak lupa Rodalink rekomendasikan untuk tetap Anda bawa ketika bersepeda gunung di musim hujan ini:
- Lampu sepeda: Cuaca mendung dapat mengurangi visibilitas, jadi pastikan Anda memiliki lampu depan dan belakang. Sehingga Anda dapat melihat atau terlihat dengan baik.
- Alat tambal ban: Jalanan berlumpur dan berbatu meningkatkan risiko kebocoran ban. Sehingga membawa ban dalam ekstra atau alat yang dapat mengatasi ban bocor adalah hal yang tidak kalah penting.
Musim Hujan Wajib Bawa Perlengkapan berikut untuk Bersepeda Gunung:
2. Teknik Bersepeda di Jalur Basah dan Licin
Setelah mengetahui beberapa persiapan sebelum memulai bersepeda gunung di musim hujan ini. Berikut ini teknis bersepeda gunung di jalur basar dan licin yang Rodalink ringkas untuk Anda:
#1 Pilih Jalur dengan Bijak
Disaat musim hujan tidak bisa mengurangi semangat Anda untuk tetap menaklukkan medan off-road. Rodalink merekomendasikan Anda untuk tetap bijak dalam memilih jalur medan off-road. Hindari jalur yang terlalu curam atau berbatu jika kondisinya licin. Sebaliknya, cari jalur dengan permukaan tanah yang lebih stabil untuk mengurangi risiko tergelincir.
#2 Atur Kecepatan
Selain pemilihan jalur dengan bijak, bijak dalam melaju diatas sepeda juga adalah hal yang tak kalah penting. Kecepatan tinggi pada jalur licin berisiko besar. Kurangi kecepatan saat melewati tikungan tajam atau jalur menurun.
#3 Posisi Tubuh yang Benar
Terkadang hujan atau jalan licin dapat meningkatkan adrenalin Anda. Oleh sebab itu, usahakan tetap rileks saat bersepeda, karena ketegangan dapat mengurangi kemampuan Anda dalam mengendalikan sepeda.
Selain itu, pastikan untuk memusatkan berat badan dengan benar, terutama saat menuruni jalur. Miringkan tubuh sedikit ke belakang untuk membantu menjaga keseimbangan dengan lebih baik.
#4 Gunakan Rem dengan Bijak
Dibeberapa poin diatas, Rodalink menganjurkan Anda untuk tetap bijak dalam beberapa hal. Seperti pada pemilihan jalur, kecepatan, dan kontrol diri. Pada poin ini Rodalink merekomendasikan Anda untuk menghindari pengereman secara tiba-tiba, terutama pada jalur menurun. Gunakan rem depan dan belakang secara bergantian untuk mengontrol kecepatan.
3. Tips Aman Selama Bersepeda Gunung di Musim Hujan
Selain tips persiapan sebelum bersepeda dan teknik bersepeda di jalan yang licin. Rodalink juga merekomendasikan tips aman bersepeda gunung saat musim hujan. Berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk tetap aman selama bersepeda gunung di musim penghujan:
#1 Selalu Pantau Kondisi Cuaca
Dengan persiapan dan teknik yang baik, mungkin Anda bisa mencegah resiko cidera ketika bersepeda pada musin hujan. Tapi memeriksa prakiraan cuaca sebelum berangkat juga rekomendasi penting lainnya. Jika hujan deras diprediksi turun sepanjang hari, pertimbangkan untuk menunda perjalanan.
Hujan yang turun dengan volume yang lebat dan berkepanjangan dapat menggemburkan banyak hal, termasuk tanah yang akan Anda lalui. Karena lebih baik mencegah daripada mengobati, maka akan lebih baik jika Anda menahan semangat Anda.
Untuk tetap menyalurkan semangat bersepeda Anda, Rodalink merekomendasikan Anda untuk bersepeda indoor dengan bantuan indoor trainer. Temukan berbagai opsi indoor trainer yang bisa membantu Anda menyalurkan adrenalin bersepeda gunung didalam ruangan.
Latihan Tanpa Kehujanan Pakai Indoor Trainer:
#2 Bersepeda Bersama Teman
Bersepeda bersama teman atau komunitas tidak hanya lebih aman, tetapi juga menyenangkan. Sehingga “jika” terjadi hal yang tidak diinginkan, teman-teman Anda bisa segera memberikan bantuan. Rodalink sangat tidak merekomendasikan Anda bersepeda gunung seorang diri di musim hujan.
#3 Tetap Terhidrasi
Nah, mungkin musim hujan memberikan udara yang lebih sejuk. Tapi jangan lupa untuk tetap terhidrasi dengan baik ketika bersepeda gunung. Meskipun suhu lebih dingin saat hujan, tubuh tetap membutuhkan cairan. Jangan lupa membawa botol air dan minum secara teratur. Anda juga menggunakan hydration pack untuk mempermudah akses Anda ke air mineral.
#4 Waspadai Hantaman Angin
Angin kencang sering kali menjadi salah satu masalah di musim hujan. Pastikan Anda tetap stabil di atas sepeda, terutama saat melewati area terbuka.
4. Perawatan Sepeda Gunung Setelah Bersepeda di Musim Hujan
Bersepeda gunung di musim hujan dapat meningkatkan kebutuhan Anda untuk merawat sepeda gunung Anda. Berikut ini perawatan sepeda gunung yang perlu dilakukan apda musim hujan:
#1 Bersihkan Sepeda Segera Setelah Digunakan
Air hujan dan lumpur dapat merusak komponen sepeda jika dibiarkan terlalu lama. Jadi Rodalink sangat merekomendasikan Anda secara rutin membersihkan sepeda gunung setelah digunakan. Berikut ini langkah singkat membersihkan sepeda gunung untuk mencegah kerusakan:
- Gunakan air bersih untuk menghilangkan lumpur dan kotoran.
- Gunakan sikat lembut untuk membersihkan rantai, sprocket, dan komponen lainnya.
- Hindari penggunaan semprotan air bertekanan tinggi, karena dapat merusak bagian dalam seperti bottom bracket.
#2 Keringkan Sepeda Secara Menyeluruh
Setelah bersihkan, lap sepeda dengan kain bersih hingga kering. Jangan biarkan air menggenang pada komponen sepeda, terutama pada bagian rem dan drivetrain. Kalau tidak, resiko lainnya menunggu didepan mata.
#3 Lumasi Rantai dan Komponen Penting
Air hujan dapat menghilangkan pelumas pada rantai dan sprocket. Setelah sepeda kering, aplikasikan pelumas rantai untuk menjaga komponen sepeda tetap terlumasi hingga mencegah karat.
#4 Periksa Komponen Secara Berkala
Setelah digunakan di jalur basah bahkan berlumpur, tidak menutup kemungkinan beberapa kompenen sepeda gunung mengalami penurunan performa. Berikut ini pemeriksaan komponen yang bisa Anda lakukan:
- Pengecekan rem: Pastikan rem sepeda gunung tetap berfungsi dengan baik dan tidak aus. Jika Anda merasa rem sepeda mengalami penurunan performa, maka itu artinya Anda perlu membawa sepeda ke staf profesional Rodalink untuk diperbaiki.
- Pengecekan ban: Cek apakah ada kerikil atau potongan benda tajam yang menempel pada ban Anda. Jika hal itu terjadi, segera atasi masalah ban sepeda di Rodalink terdekat. Jangan biarkan kaki sepeda Anda lumpuh dan tidak dapat berjalan.
5. Keuntungan Bersepeda Gunung di Musim Hujan
Bagaimana? Apakah Anda siap bersepeda gunung di musin hujan? Atau bahkan membuat Anda takut untuk bersepeda gunung? Meskipun terlihat lebih menantang, bersepeda gunung di musim hujan memiliki daya tarik tersendiri. Berikut ini beberapa keuntungan bersepeda gunung di musim hujan:
- Tantangan baru: Jalur yang licin dan berlumpur menguji kemampuan teknis Anda sebagai pesepeda. Sehingga Anda dapat menemukan tantangan baru saat bersepeda gunung di musim hujan.
- Pemandangan segar: Hujan sering kali membuat pemandangan gunung lebih hijau dan asri. Menghirup udara lebih segar bisa Anda dapatkan ketika bersepeda gunung di musim penghujan.
- Pengalaman unik: Disahat musim hujan, Adan juga bisa memperoleh sensasi melibas jalur berlumpur. Hal itu dapat memberikan kepuasan tersendiri bagi para rider.
Jadi Tunggu Apa Lagi?
Bersepeda gunung di musim hujan memang memerlukan persiapan ekstra, tetapi pengalaman yang ditawarkan sangatlah berharga. Dengan memahami teknik bersepeda di jalur licin, melengkapi diri dengan perlengkapan yang tepat, serta merawat sepeda dengan baik, Anda dapat menikmati tantangan bersepeda di musim hujan dengan aman dan nyaman.
Jadi, jangan biarkan musim hujan menghentikan petualangan Anda! Ambil sepeda gunung Anda, siapkan perlengkapan, dan nikmati sensasi melibas jalur berlumpur dengan semangat dan percaya diri. Happy riding! Rodalink #HomeforCyclist









































